Belajar di era pandemi
TETAP SEMANGAT BELAJAR DI ERA PANDEMI COVID 19
Pada 11 Maret 2020 lalu, World
Health Organization (WHO) sudah mengumumkan status pandemi global untuk penyakit virus
corona 2019 atau yang juga disebut corona virus disease 2019 (COVID
19).
Dalam istilah kesehatan, pandemi
berarti terjadinya wabah suatu penyakit yang menyerang banyak korban, serempak
di berbagai negara. Sementara dalam kasus COVID-19, badan kesehatan dunia WHO
menetapkan penyakit ini sebagai pandemi karena seluruh warga dunia berpotensi
terkena infeksi penyakit COVID-19.
Dengan ditetapkannya status global
pandemic tersebut, WHO sekaligus mengonfirmasi bahwa COVID-19
merupakan darurat internasional. Artinya, setiap rumah sakit dan klinik di
seluruh dunia disarankan untuk dapat mempersiapkan diri menangani pasien
penyakit tersebut meskipun belum ada pasien yang terdeteksi.
Dampak dari adanya pandemi covid 19
terhadap pendidikan sangat terasa. Pemerintah melalui Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya menerapkan kebijakan Belajar
dari Rumah atau learning from home. Sebelumnya, kementerian yang digawangi
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim ini mengeluarkan kebijakan Merdeka Belajar.
Selain itu, pandemi ini membuat semua kesulitan dan terpaksa
memulai pembelajaran melalui teknologi dengan cara unik dengan metode
pembelajaran jarak jauh atau PJJ dalam sistem jaringan atau daring. Kendati
terpaksa hal ini membuat roda inovasi menjadi lebih cepat. Yakni para orang tua
murid mencoba coba membuka aplikasi baru. Disini terjadi inovasi, namun lebih
dari itu timbul empati baru khususnya guru dengan orang tua dan orang tua
dengan guru.
Dalam hal ini Kemendikbud telah
mengatur kebijakan melalui Surat Edaran Nomor 4 tahun 2020 Kementerian
Pendidikan yang memuat empat hal. Adapun empat pokok utama, strategi yang
diusung Kemendikbud adalah sebagai berikut:
1.
Pembelajaran secara daring, baik
secara interaktif maupun non interaktif, yang paling penting adalah pembelajaran
harus terjadi meski di rumah. Guru memilih materi-materi esensial yang
perlu dilakukan oleh anak-anak di rumah
2.
Tenaga pengajar atau guru harus
memberikan pendidikan kepada anak-anak tentang kecakapan hidup, yakni
pendidikan yang bersifat kontekstual sesuai kondisi rumah masing-masing,
terutama pengertian tentang Covid-19, mengenai karakteristik, cara
menghindarinya dan bagaimana cara agar seseorang tidak terjangkit.
3.
Pembelajaran di rumah harus
disesuaikan dengan minat dan kondisi masing-masing anak. jangan disama-ratakan
untuk semua anak, harus memperhatikan semua kondisi lingkungan anak-anak,
termasuk akses terhadap internet.
4.
Bagi para tenaga pengajar atau guru,
tugas-tugas yang diberikan kepada siswa tidak harus dinilai seperti biasanya di
Sekolah, akan tetapi penilaian lebih banyak kualitatif yang sifatnya memberi
motivasi kepada anak-anak.
Walaupun pemerintah sudah berupaya
semaksimal mungkin untuk menciptakan belajar dengan sistem daring, tapi kalua tidak
didukung oleh guru dan wali murid maka hasil belajar daring tidak maksimal. Oleh
karena itu guru harus tetap bisa menyemangati orang tua dan peserta didik dalam
proses pembelajaran daring agar peserta didik tidak bosan dalam melaksanakan
belajar di rumah.
Diantara cara guru menyemangati
peserta didik adalah:
-
Sebelum belajar dimulai guru
menanyakan kondisi peserta didik, baik itu kesehatannya, ibadahnya, aktivitas
yang sudah dijalankan dan lainnya
-
Memberikan reword kepada peserta
didik, walaupun hanya berupa kata-kata
-
Mengingatkan untuk selalu bersyukur
atas apa yang sudah diperolehnya
-
Menciptakan kegiatan yang positif di
rumah
Hikmah yang bisa diambil dalam pelaksanaan
pembelajaran daring di masa pandemi covid 19 diantaranya, terbukti membuat
orang tua dan guru mencoba beradaptasi dalam memanfaatkan teknologi.
Sumber:
https://mediaindonesia.com/humaniora/310463/merdeka-belajar-di-era-pandemi-covid-19
https://mediaindonesia.com/humaniora/310463/merdeka-belajar-di-era-pandemi-covid-19
https://www.msn.com/id-id/berita/nasional/strategi-belajar-kemendikbud-di-masa-pandemi-covid-19/ar-BB13v5eS
https://www.allianz.co.id/explore/detail/yuk-pahami-lebih-jelas-arti-pandemi-pada-covid-19/101490
Komentar
Posting Komentar